Kata mutiara/bijak dari Ali Bin Abi Thalib

 
Kata bijak dari Ali Bin Abi Thalib - Ali bin Abi Thalib lahir sekitar 13 Rajab 23 Pra Hijriah/599 Masehi. Belia wafat pada tanggal 21 Ramadan 40 Hijriah/661 Masehi. Ali Bin Abi Thalib merupakan salah seorang pemeluk Islam pertama dan juga keluarga dari Nabi Muhammad. Ali adalah sepupu dan sekaligus mantu Muhammad SAW, setelah menikah dengan Fatimah az-Zahra. Ia pernah menjabat sebagai salah seorang khalifah pada tahun 656 sampai 661.
 
 
Menurut Islam Sunni, ia adalah khalifah terakhir dari Khulafaur Rasyidin. Sedangkan Syi'ah berpendapat bahwa ia adalah Imam sekaligus Khalifah pertama yang dipilih oleh Rasulullah Muhammad SAW.
 
Sebagai salah seorang khalifah tentu ia memiliki sikap dan perilaku yang mulia, begitu juga dengan kata-katanya. Berikut saya rangkum kata bijak dari Ali Bin Abi Thalib.
 
"Perkataan sahabat yang jujur lebih besar harganya daripada harta benda yang diwarisi dari nenek moyang."
 
"Selemah-lemah manusia ialah orang yang tak boleh mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mensia-siakan sahabat yang telah dicari."
 
"Allah tak melihat bentuk rupa dan mal kalian, tetapi Dia melihat hati dan amal kalian."
 
"Cinta kepada Allah ialah puncaknya cinta. Lembahnya cinta ialah cinta kepada sesama."
 
"Cintai dan sayangilah para fakir miskin, maka Allah akan menyayangimu."
 
"Hati manusia adalah seperti binatang buas. Barangsiapa (hendak) menjinakkannya, akan diterkamnya."
 
"Hidup di dunia hanya merupakan tempat tinggal sementara buat melanjutkan perjalanan yang jauh menuju keabadian."
 
"Orang yang terlalu memikirkan akibat dari sesuatu keputusan atau tindakan, sampai bila-bilapun dia tidak akan menjadi orang yang berani."
 
"Orang-orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal, kepercayaan, cinta, dan rasa hormat."
 
"Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak."
 
"Selama kedudukan Anda baik, kekurangan Anda tertutup."
 
"Tanda-tanda orang nan celaka antara lain: bergairah dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan haram dan menjauhi nasihat."
 
"Tugas sifat manusia nan merusak ialah kikir nan dituruti, hawa nafsu nan diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri nan berlebihan."
 
"Jauhilah dengki, sebab dengki memakan amal kebaikan sebagaimana bara memakan kayu bakar."
 
"Kemenangan dicapai dengan tekad, tekad tercapai dengan pemikiran, dan pikiran dibentuk dengan menjaga rahasia."
 
"Orang nan berjiwa besar teguh pendiriannya tetapi tak keras kepala."
 
"Pahlawan bukanlah orang nan berani meletakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan nan sebenarnya adalah orang nan sanggup menguasai dirinya di kala ia marah."
 
"Orang yang tidak menguasai matanya, hatinya tidak ada harganya."
 
"Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan tapi ilmu bertambah bila dibelanjakan."
 
"Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusannya sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan jahat dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya terhadap kehormatan dirinya."
 
"Ulurkan cintamu sebab Tuhanmu dan tariklah cintamu sebab Tuhanmu. Pasti kamu tidak akan kecewa."
 
"Yang paling mampu memaafkan ialah orang yang paling berkuasa untuk menghukum."
 
"Yang terbaik di antara kalian ialah mereka yang berakhlak paling mulia."
 
Itulah kata-kata bijak dari seorang khalifah bernama Ali Bin Abi Thalib. Sebagai seorang Muslim marilah kita mencontoh perilaku dan sikap beliau. Walaupun beliau sudah lama wafat, tetapi pengorbanannya terhadap agama Islam tidaklah terlupakan.

Related Posts:

0 Response to "Kata mutiara/bijak dari Ali Bin Abi Thalib"

Posting Komentar